Saturday, 16 May 2020

IMPAS Jakarta, Salurkan Bantuan Ke Aceh Tengah


Penyerahan Bantuan

Jakarta - Ikatan Mahasiswa Pascasarjana (IMPAS) Aceh - Jakarta, menyerahkan batuan Sembako dan Peralatan kebersihan kepada korban Banjir Bandang di Aceh Tengah, tadi sore melalui Posko Darurat Desa.

Koordinator Posko Bencana Banjir IMPAS, Badruddin mengatakan. "Sesaat setelah mendapatkan kabar dari media, tentang musibah bencana banjir di Takengon dan Bener Meriah, kami dari IMPAS tergerak hati dan segera berembuk dengan teman-teman yang lainnya dan berinisiatif membantu meringankan beban korban bencana banjir.

"Hasil dari sumbangan, setidaknya, terdapat 20 Karung Beras, 42 Kg Gula Pasir, 42 Papan Telur Ayam, 96 Kg minyak Goreng, dan Puluhan Alat-alat kebersihan. Yang kemudian, dibagi-bagikan secara terpisah dimasing-masing Posko Darurat Desa."ujar Bendahara Posko Bencana Banjir IMPAS, Muhammad Rusydi. DR


Koordinator Lapangan, Sahabul Adri menyebutkan, penyerahan bantuan dari IMPAS banyak dibantu oleh Adik-adik Aliansi Kerja Ummat (AKU) yang terdiri dari belasan lembaga Relawan

"Meskipun dalam hujan yang sangat lebat. Alhamdulillah sejak belanja kebutuhan masa panik hingga pengangkutan, kita di bantu oleh para relawan. Oleh sebab itu sangat terbantu dan mampu menjangkau Posko Desa, tambah Abul

Kepala Desa Paya Tumpi Baru menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada IMPAS yang datang dari jakarta dan perduli dengan keadaan korban banjir di Aceh Tengah.

"Saya di depan para masyarakat yang menjadi korban bencana ini mengucapkan ribuan terimakasih kepada Mahasiswa Pascasarjana yang tergabung dalam IMPAS, terlebih jauh-jauh dari jakarta dan mau perduli terhadap kami di sini" ucap Kepala Desa Paya Tumpi Baru

Secara terpisah. Ketua Umum IMPAS, Yunidar, ZA menyampaikan terima kasih kepada relawan Impas di Gayo dan keluarga Impas yang telah berkerja dan berpartipasi bergotongroyong meringankan sedikit beban korban banjir di Aceh Tengah. Kita berharap  dalam penangan bencana bajir bandang Pemerintah Aceh melakukan perencanaan yang baik karena kerusakan alam hutan di Aceh sangat parah. Jadi selain harus merespon lebih cepat tanggap darurat dan memberikan perhatian serius kepada seluruh korban bencana banjir, baik yang sedang di rawat di Rumah Sakit maupun warga yang rumahnya rusak akibat diterjang banjir, supaya segera dibangun kembali. Juga memperbaiki kerusakan hutan dan ekosistem alam.

Ketua Dewan Pertimbangan IMPAS, Muntasir Ramli, mengucapkan terima kasih kepada Keluarga Besar IMPAS, yang telah berinisiatif "meuripei" atau berpartisipasi dalam meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh Tengah, yang sedang tertimpa musibah banjir bandang.

Semoga bantuan tersebut bermanfaat, dan seluruh korban banjir agar tabah, sabar dalam menghadapi cobaan berat."tutup Muntasir.

Laporan  : Mahdawi
Editor : Martunis A. Jalil
Latest
Next Post

0 komentar: