google-site-verification: google8ec57a9dfd80d368.html Adat Peusijuek Santri Baru Di Dayah Raudhatul Mukarramah Al-Aziziyah - KHABAR POPULER

Adat Peusijuek Santri Baru Di Dayah Raudhatul Mukarramah Al-Aziziyah


Peusijuk (tepung tawar) merupakan hal yang telah lumrah dilaksanakan oleh kaum muslimin, tetapi belakangan ini sebagian orang yang menganggap dirinya ahli agama memperdebatkan legalitas peusijuk dalam agama dan memvonis bahwa hal tersebut adalah bid`ah.

Dayah dan balai pengajian di Aceh biasanya menjamu tamu dan santri baru dengan ritual peusijuek. Hal ini juga dilakukan di Dayah Raudhatul Mukarramah Al-Aziziyah Panteraja. Dayah ini dipimpin oleh Tgk. H. Sulaiman Hasan. Guru Besar dayah MUDI Mesra yqng juga pernah belajar dan mengajar di Zabit Yaman.

Dalil-dalil hadis yang membolehkan peusijuk:
Hadis Rasulullah pada saat rasulullah menikahkan Siti Fatimah dengan Saidina Ali krw, Rasulullah mengambil air dan memercikkan kedada keduanya.

Referensi:

  1. Mu`jam Kabir Tabrani
  2. Jami` Al Hawadis
  3. Shawaiq Muhriqah hal 231 cet. Hakikat kitabevi.
Share on Google Plus

About Rasie Official

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment