google-site-verification: google8ec57a9dfd80d368.html Kisah Nyata, Keajaiban Dari Sebuah Keikhlasan Beramal - KHABAR POPULER

Kisah Nyata, Keajaiban Dari Sebuah Keikhlasan Beramal


Ilustrasi keluarga bahagia
Benar, bahwa keajaiban sungguh sering  dialami oleh seseorang yang beramal ikhlas. Begitu juga degan kisah seorang pemuda yang menyumbangkan seluruh hartanya berupa biaya sewa rumah kos dan isi rumah tersebut.

Bermula ketika pemuda tersebut tidak ingin lagi tinggal dirumah kos dan berupaya ingin punya rumah sendiri. Dengan bertawakkal kepada Allah Swt pemuda tersebut menyerahkan semua yang dimilikinya. Tanpa berharap selain harapannya kepada Allah. 

Uang yang dimilikinya berjumlah lima belas juta rupiah, yang sebelumnya disiapkan untuk melanjutkan membayar  biaya kos cukup untuk satu tahun kedapan. Begitu juga isi dari rumah tersebut berupa tv, kulkas, kipas angin dan sebagainya.

Semua uang dan isi rumahnya itu diserahkan untuk pembangunan pesantren gurunya. Saat yang sama sedang dia duduk dengan gurunya datanglah seseorang menjumpai gurunya. Orang tersebut ingin menyerahkan  sebahagian hasil bisnisnya yang bernilai 370 juta rupiuah atas janjinya yang pernah dijanjikan kepada gurunya, yaitu jika berhasil dalam bisnis itu akan disumbangkan kepada yang butuh melalui guru tersebut.

Belum panjang percakapan, orang  itu langsung  menanyakan kepada pemuda itu, apa kamu orang susah? sudah punya rumah? Kalau belum ini sumbangan saya untuk kamu aja. Usatdznya tersenyum haru melihat pemuda itu yang mendapat bantuan sejumlah itu cukup untuk membeli rumah yang direncanakan.  Padahal ustadz belum bicara apa-apa tentang kondisi pemuda itu.

Nah, itu dia, dia lagi butuh, kata gurunya, dia baru saja menyerahkan uang  ke pesantren. uang yang rencananya  itu untuk bayar perpanjangan biaya kos.  Dan  isi rumah tersebut juga diserahkan untuk pesantren, karena dia ingin mempunyai rumah, tidak lagi ingin tinggal dirumah kos lagi, dia tidak punya apa-apa, dia sudah serahkan semuanya ke pondok, ini uang sumbangannya masih hangat, sambil menunjukkan ke orang tersebut di dalam sebuah amplop kuning.  Wah, kebetulan sekali, bulan depan hasil bisnis saya saya kasih lagi untuk kebutuhan lainnya, kata orang kaya tersebut. 

Nah, kisah nyata ini sunguh benar dahsyat, ikhlas memberi, bahkan tidak tanggung-tanggung, ia serahkan semua hartanya. Namun balasan Allah tidak datang besok hari, tapi di hari itu juga, cita-citanya beli rumah dijawab Allah Swt.

Saudaraku, mari ikhlas beramal, meski balasan Allah tidak selalu sama dengan harapan kita, yakinilah semua ada balasan. Dan tentunya balasan itu tetap lebih besar dan lebih baik. Tentu saja balasan akhirat lebih kita butuhkan dimana di hari itu kita tidak bisa mengharapkan bantuan orang lain.

Share on Google Plus

About Rasie Official

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.