Promo
Tahunan
×
Home » , » Mengubur Diri

Mengubur Diri

Written By Martunis Nisam on Wednesday, 6 April 2016 | 00:32:00


Oleh | Ustadz Muhammad Husein Al Habsy

Di sebuah pengajian, seorang guru membaca kitab Al-Hikam, karya Sufi Agung Ibnu Athaillah As-Sakandariy :

إِدْفِنْ وُجُوْدَكَ فِى أَرْضِ الْخُمُوْلِ
فَمَا نَبَتَ مِمَّا لَمْ يُدْفَنْ لَا يَتِمُّ نَتَائِجُهُ

" Pendamlah wujudmu dalam tanah tak dikenal,
karena sesuatu yang tumbuh dari benih yang tak ditanam (terlebih dahulu), buahnya tiada sempurna "

Dengan suara lembut, sang guru bertutur :

"Anak-anakku, nasehat ini amat memukau dan begitu indah. Didalamnya tersimpan gambaran bahwa hanya amal yang didasarkan pada penghambaan di jalan Allah serta kerendahan hatilah yang dapat menghasilkan keterbebasan dari kepalsuan serta bayang-bayang makhluk.

Di zaman seperti sekarang ini, nasehat tersebut menemukan eksistensinya kembali, ia berbicara soal perlunya menjauhkan hasrat dan ambisi akan popularitas, kemasyhuran diri dan politik pencitraan.

Nasehat tadi seolah mengatakan, simpanlah hasratmu akan popularitas, karena hasrat yang demikian tak akan membuat dirimu tumbuh dan berkembang sempurna. Hasrat akan popularitas akan menyibukkan diri pada urusan-urusan yang tak berguna dan mengabaikan berkarya untuk memberi manfaat bagi manusia. Cinta pada kemasyhuran mendorong orang untuk mengurusi dirinya sendiri dan tak peduli pada orang lain.

Orang-orang yang diangkat derajatnya oleh Allah bukanlah orang yang merasa tinggi dan punya kedudukan, melainkan orang yang justru menyadari akan kerendahan dan ketidakberdayaannya di hadapan Allah Swt.

Ibnu Atho'illah menyamakan penjelasan ini dengan pepohonan, ketika benihnya ditanam dengan diletakan diatas tanah, tidak dimasukan kedalamnya, maka benih tersebut tidak akan tumbuh. Sedangkan cara untuk menumbuhkan pepohonan yaitu menanamnya dengan cara memasukan benih kedalam tanah kemudian ditinggalkan beberapa hari, minggu atau bulan, dikarenakan didalam nya terjadi proses antara tanah dan benih yang bisa menimbulkan akar atau dahan, kemudian Allah menyimpan kepada akar-akar tersebut sebuah kekuatan yang bisa menerobos keatas tanah bahkan bisa membelah bebatuan-bebatuan yang menghalanginya, supaya mendapatkan sinar matahari.

Begitulah orang yang memendam dirinya dengan kerendahan hati, maka Allah  akan mengangkatnya.

Semoga kita bisa mengamalkannya.

Amiin Yaa Robbal 'Alamin
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Website | Berita dan Ispiratif | Khabar Populer
Copyright © 2016. KHABAR POPULER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Khabarpopuler.com
Shared by Jejak Agama | Proudly powered by Site