google-site-verification: google8ec57a9dfd80d368.html Orang Baik dan Orang Jahat Menurut Ulama Sufi - KHABAR POPULER

Orang Baik dan Orang Jahat Menurut Ulama Sufi



Ibnu Atho'illah as-Sakandari Rahimahullah mengatakan:

"Beda jauh antara Orang Baik dan Orang Jahat. Orang Baik apabila melihat seseorang melanggar aturan Allah, mereka menegurnya secara terang-terangan dan mendoakan kebaikan untuknya secara sembunyi-sembunyi. Sedangkan Orang Jahat menegurnya karena ingin menjatuhkannya, bahkan kadangkala sampai menodai kehormatan dirinya.

Seorang mukmin adalah yang menasehati saudaranya dalam kesendirian lalu menutupi keburukannya di keramaian. Sedangkan orang jahat apabila mendapati saudaranya berbuat dosa, justru menutup pintu rapat-rapat lalu menyebarkan aibnya di keramaian. Mereka (orang jahat) itu, hati mereka tidak bercahaya dan mereka dijauhkan dari Allah."

شتان بين أهل السعادة وأهل الشقاوة : فأهل السعادة إذا رأوا إنساناً على معصية الله أنكروا عليه الظاهر ، ودعوا له في الباطن . وأهل الشقاوة يُنكرون عليه تشفيا فيه ، وربما ثلبوا عليه عرضه ، فالمؤمن من كان ناصحاً لأخيه في الخلوة ، ساتراً له في الجلوة . وأهل الشقاوة بالعكس : إذا رأوا إنساناً على معصية أغلقوا عليه الباب وفضحوه فيها ، فهؤلاء لا تُنور بصائرهم ، وهم عند الله مبعدون.

- كتاب: تاج العروس الحاوي في تهذيب النفوس
Sumber: "Taajul Aruus al-Haawii fii Tahdziibin Nufuus", Ibnu Atho'illah as-Sakandari.
Diterjemah oleh: Abul Faruq Danang Kuncoro W (semoga Allah mengampuninya).
Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.