Promo
Tahunan
×
Home » , » Citizen Reporter | Gencarnya Arab Saudi Wahabikan Jama'ah Asal Indonesia

Citizen Reporter | Gencarnya Arab Saudi Wahabikan Jama'ah Asal Indonesia

Written By Redaksi on Monday, 21 March 2016 | 17:02:00


Citizen Reporter
Laporan | Nurhadi Nurdin
Dari Madinah, Arab Saudi

Peran dan strategi dakwah yang diajarkan Rasululah SAW kepada kita semua merupakan amanah yang seyogianya dilancarkan oleh setiap umat Islam. Dakwah yang dimaksud adalah menyampaikaikan kebenaran agama ini dengan lembut, bilhikmah, dan mauidhatul hasanah. Dan yang terbaik dari segapanya adalah memberikan teladan yang baik dengan segala tingkah lakunya.

Kewajiban ini berlaku untuk semua kita yang beriman, mendakwahkan Islam kepada yang Islam ataupun kepada yang non Islam.

Dalam hal ini, meski setiap individu punya kewajiban yang sama, namun kewajiban yang mutlak dan tanggung jawab yang paling mendasar adalah ditangan kekuasaan pemimpin sebuah negeri.

Pemerintah punya kekuatan dan potensi besar untuk berbuat banyak hal, disamping punya kekuatan atau syaukah, perintahnya pemerintah yang baik adalah sebuah kewajiban yang secara agama dan negara wajib diikuti oleh seluruh rakyatnya.

Bila rakyatnya membandel bisa ditindak tegas tanpa bisa dilawan oleh siapapun.

Inilah keutamaan yang Allah berikan kepada raja atau pemerintah yang secara tanfid melebihi posisinya dari para alim ulama. Karena para alim ulama hanya bisa membimbing tidak bisa untuk berbuat, fatwanya hanya raja yang berhak menjalankan secara regulasi.

Selama baru satu minggu, saya bersama teman-teman dan guru-guru saya dari jama'ah umarah Yadara Jeunieb, saya memperhatikan praktek dakwah yang dilancarkan pemerintah Arab Saudi.

Gerakan dakwah yang dikendalikan pemerintah secara massif dan penuh sokongan dari kerajaan.

Jutaan eksempelar buku-buku tauhid dicetak emerintah dan dibagikan gratis kepada setiap jamaah, khususnya yang berasal Indoneaia.

Saya berkesimpulan, bahwa strategi,  siasat dan semangat dakwah Kerajaan Arab Saudi sangat tinggi.

Semangat yang semacam ini sangat perlu dicontohkan oleh semua kerajaan Islam diseluruh dunia, khususnya Indonesia. Tapi tidak pada ajaran yang didakwahkan oleh Arab Saudi, hanya sebatas semangat.

Sayang sejuta sayang, semangat yang dilancarkan itu adalah semangat yang tidak ditempat pada kebenaran, karena ajaran yang mereka dakwahkan adalah ajaran Najd, alias Wahabi.

Buku-buku tauhid dibagi gratis, pamplet-pamplet dakwah semuanya menistakan ajaran Rasulullah SAW.

Yang ironisnya, buku tersebut sangat diincar kepada warga negara Indonesia. Entah kenapa, sampai saya berksimpulan bahwa target prioritas wahabisme Arab Saudi adalah Indonesia, yang mana negara Muslim terbesar dan penduduk muslim terbanyak di dunia.

Disini saya mengingatkan untuk lebih waspada terhadap gagasan dakwah wahabi, khususnya jamaah yang berasal dari Indonesia.

Semoga, kita semua terhindar dari virus yang sangat meracuni iman ini, fitnah terbesar dalam Islam.
Amin, ya Rabbal 'Alamin.

Penulis, Nurhadi Nurdin
Santri Dayah Dhiya'ul Haq Al-Aziziyah Jeunieb, Aceh

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Website | Berita dan Ispiratif | Khabar Populer
Copyright © 2016. KHABAR POPULER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Khabarpopuler.com
Shared by Jejak Agama | Proudly powered by Site