Promo
Tahunan
×
Home » , » Bedak Johnson & Johnson Picu Kanker, Perusahaan Didenda Hampir Rp 1 Triliun

Bedak Johnson & Johnson Picu Kanker, Perusahaan Didenda Hampir Rp 1 Triliun

Written By Redaksi on Saturday, 19 March 2016 | 09:58:00

Perusahaan multinasional menghadapi tuntutan cukup berat dari konsumennya yang meninggal dunia mengidap penyakit kanker usai menggunakan produk Johnson & Johnson (J&J).
Ya, J&J diharuskan membayar US$72 juta (Rp965 M) kepada keluarga wanita yang menyatakan kematiannya terkait penggunaan bedak Baby Powder perusahaan itu.
Jackie Fox dari Birmingham, Alabama AS, meninggal karena kanker rahim tahun lalu pada usia 62 tahun setelah menggunakan bedak bubuk tersebut selama puluhan tahun.

Botol Johnson & Johnson terlihat pada ilustrasi di New York, 24 Februari 2016.Keluarganya memandang perusahaan tersebut mengetahui risiko bedak dan gagal memberitahu para konsumen.
Tetapi J&J menyangkal keputusan pengadilan itu dan sedang mempertimbangkan untuk banding. Para peneliti mengatakan kaitannya dengan kanker rahim tidak terbukti.
Seorang juru bicara perusahaan mengatakan," Kami memiliki tanggung jawab yang lebih besar terkait kesehatan dan keamanan konsumen, dan kami kecewa dengan keputusan pengadilan.
"Kami bersimpati dengan keluarga penuntut tetapi menegaskan keyakinan bahwa keamanan bedak bubuk kosmetik didukung bukti ilmiah puluhan tahun." (tribunmedan)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Website | Berita dan Ispiratif | Khabar Populer
Copyright © 2016. KHABAR POPULER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Khabarpopuler.com
Shared by Jejak Agama | Proudly powered by Site