Promo
Tahunan
×
Home » , , » Badan Dayah Akui Buku Wahabi yang beredar ke Dayah Adalah Kecolongan

Badan Dayah Akui Buku Wahabi yang beredar ke Dayah Adalah Kecolongan

Written By Redaksi on Saturday, 26 March 2016 | 12:27:00

Buku-buku wahabi yang disalurkan Badan Dayah dan aksi pemusnahan
Banda Aceh - Dalam beberapa hari ini, Badan Dayah Provinsi Aceh kembali mengirim buku-buku Wahabi ke dayah-dayah di Aceh. Buku yang dibeli dengan menggunakan uang rakyat dari anggaran Pemerintah Aceh ini sangat bertentangan dengan Manhaj yang selama ini dijalani oleh Masyarakat Aceh yaitu dalam Mazhab Ahlussunnah Waljamaah.

Baca: Musibah, Badan Dayah Masukkan Buku-Buku Wahabi ke Dayah

Badan Dayah melalui Kasub Bidang Pembinaan kurikulum Badan Pembinaan Pendidikan Dayah (BPPD) Badaruddin, Spd, MSi membenarkan bahwa buku-buku yang beredar itu adalah banyak yang buku ajaran Wahabi. Demikian yang diterima khabarpopuler.com melalui pesan singkat pada sabtu 26/3.

Badaruddin menambahkan, buku tersebut kemungkinan sengaja ditambah dan dirubah isi bacaan tersebut oleh penulis atau percetakan tidak sepengatahuan kita seperti kejadian yang pernah terjadi dalam pengadaan buku di sekolah umum mjeski sudah discreningkan oleh tim perbukuan nasional di depdiknas namaun masih juga ditemukan  beberapa penggalan kalimat menjurus ke pedangkalan akidah kita ummat Muslim.

Kitab-kitab pengadaan reguler APBA Murni Badan Dayah sesuai Pergub no 47 tahun 2011 dan sesuai dengan Kurikulum dan Silabus Dayah, karena setiap Tahun Kita ada rapat Khusus membahas Kurikulum Dayah. lanjutnya.

Beliau menambahkan, "Bisa jadi sebagian atau penggalan kalimat dalam buku-buku tersebut ada yg tidak sesuai lagi dengan cetakan awal aslinya, lagi pula pada tahun 2015 kemarin ada buku dan kitab-kitab yang pengadaanya melalui dana Aspirasi DPR Aceh yg di PL kan pd saat Pengesahan APBA Perubahan tahun 2015 yg di sahkan pd bulan desember, sehingga tim tdk dapat menyeleksi lagi buku tersebut tiap halamannya yang jumlahnya cukup banyak. Sehingga pihak kami sulit untuk memeriksa secara detail."

Tanggapan An-Najah Center Banda Aceh

Buku  yang tidak sesuai itu sebenarnya bukan kali pertama, dulu pernah juga kami dapati buku-buku pengadaan Badan Dayah. Mestinya hal ini tidak terulang lagi, kejadian ini sangat fatal karena menyangkut dengan akidah.

Kami juga mendapati banyak buku utuh ditulis oleh mereka yang diluar ahlussunnah, jadi tidak benar apa yang dikatakan pihak Badan Dayah jika kesalahan itu pada cetakan baru yang telah direvisi.

Sebenarnya tidak layak sebuah Instansi negara mengalaami kecolongan dalam menyeleksi, karena semuanya ada anggaran yang dibayar oleh negara untuk melakukan semua itu. Jadi kita kawatirkan, kejadian ini ada unsur kesengajaan oknum yang sengaja ingin menyebarkan aliran Wahabi ke Pesantren di Aceh. Uang negara dihabiskan untuk menyesatkan rakyatnya, Na'uzubillah. Seharusnya Badan Dayah mengerti apa sebenarnya yang dibutuhkan oleh Dayah dan Santri, makanya diharapkan juga kepada pemerintah untuk lebih selektif meangkat kepala dinas apapun, karena jabatan strategis itu sangat diperlukan orang-orang yang berpotensi dibidangnya kata Irfandi, selaku Tim An-Najah saat dihubungi khabarpopuler.com. (Redaksi)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Website | Berita dan Ispiratif | Khabar Populer
Copyright © 2016. KHABAR POPULER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Khabarpopuler.com
Shared by Jejak Agama | Proudly powered by Site