Promo
Tahunan
×
Home » , » Pak Wapres, Azan Itu Suara Panggilan Cinta, Gak Terganggu Kok

Pak Wapres, Azan Itu Suara Panggilan Cinta, Gak Terganggu Kok

Written By Martunis Nisam on Sunday, 21 February 2016 | 10:47:00

images (13)
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memintaazan melalui speaker tidak dilakukan berlebihan. Cukup 10 menit sebelum waktu salat agar tidak menggangu orang yang sedang tidur.
Hal tersebut disampaikan JK dalam acara Pelantikan Pengurus Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Kamis 18 Februari 2016.

Saya selaku warga negara menimbulkan seribu tanda tanya besar dengan pernyataan seorang negarawan ini.  Siapa sebenarnya yang merasa terganggu dengan suara azan ? Muslimkah atau nonmuslim. Jika muslim yang terganggu dengan suara azan, mungkin harus ditanyakan kembali keislamannya. Tanyakan pada diri sendiri kenapa bisa terganggu. Suara azan yang salah,  atau orang yang dengarnya lagi bermasalah.

Kemungkinan besarnya adalah orang yang dengarnya lagi bermasalah, karena pada dasarnya apabila seseorang mencintai sesuatu tentu tidak mempermasalahkan sesuatu tersebut. Contohnya banyak, salah satunya pentas-pentas hiburan yang terkadang sampai larut malam, dan sound sistemnya melebihi kerasnya suara azan. Tetapi kenapa orang yang disekitar malah menikmati. Tentu berbanding terbalik dengan suara azan. Itu semua disebabkan oleh 1 hal, yaitu cinta.

Sebagai Ketua Dewan Mesjid Indonesia, semestinya Pak JK bisa memberi teladan kepada kita semua sebagai masyarakat, dengan bangun lebih cepat banyak ibadah yang pahalanya besar dapat dikerjakan. Apalagi anak kecil, sangat perlu didikan dari dini mungkin untuk bangun cepat & melakukan rutinitas yang dianjurkan oleh agama, sehingga terbiasa dan menjadi penerus generasi bangsa Indonesia yang kuat lahir dan batinnya.

Tetapi  bagi non muslim, saya kira mereka sangat menghormaati muslim sebagai mayoritas. Sebagaimana kita toleransi pada hari-hari besar mereka yang minoritas. Meskipun muslim minoritas di luar negeri tak pernah merasakan teloransi dari non muslim yang mayoritas. Saya berharap seorang peminpin menjadikan Rasul sebagai teladannya untuk kemeslahatan dirinya bersma rakyat.

Oleh:  Nuzul Ihsan, SST.
Gampong Baroe Kec. Kota Juang, Kab. Bireuen
Alumni Dayah Modern Darul Ulum B.Aceh & STPP ACEH.
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Website | Berita dan Ispiratif | Khabar Populer
Copyright © 2016. KHABAR POPULER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Khabarpopuler.com
Shared by Jejak Agama | Proudly powered by Site