Promo
Tahunan
×
Home » » Soal Perpecahan PPP, Mbah Moen Nasehati Kubu Romi dan Djan Faridz Untuk Islah

Soal Perpecahan PPP, Mbah Moen Nasehati Kubu Romi dan Djan Faridz Untuk Islah

Written By Redaksi on Saturday, 9 January 2016 | 01:16:00

KHABARPOPULER.COM - Sesepuh partai PPP KH Maimun Zubair atau Mbah Moen optimis akan ada islah antara kubu Romahurmuziy (Romi) dengan Djan Faridz. Ulama yang juga menjabat Ketua Majelis Syariah DPP PPP hasil Muktamar Bandung itu nampaknya mendukung rencana Muktamar Islah yang digagas kubu Romi.

"Kalau ada yang endak mau islah, ya pasti mau. Jangan diandai-andai lagi," kata Mbah Moen usai menghadiri acara ulang tahun ke 15 Yayasan Roushon Fikr di Jalan Kapten Tendean Jombang, Sabtu (9/1/2016).

Soal sikap kubu Djan Faridz yang bersikukuh menolak Islah, Mbah Moen hanya menanggapi santai. Pengasuh Ponpes Al Anwar Rembang, Jawa Tengah ini menyerahkan sikap Djan Faridz kepada Alloh SWT.

"Itu nanti Alloh yang menentukan. Sebab partai ini kan masih remang-remang. Artinya bagaimana yang sebetulnya ditempuh antara pemerintah dengan kita itu kan belum ada ketentuan," ujarnya.

Nampaknya Mbah Moen mendukung upaya kubu Romi yang akan menggelar Muktamar Islah untuk menghentikan kekisruhan di internal PPP. Namun, ulama yang menjabat Ketua Majelis Syariah berdasarkan hasil Muktamar Bandung ini enggan menyebut siapa sosok yang tepat untuk memimpin DPP PPP jika terjadi islah.

"Saya tidak ada gambaran, tapi pokoknya yang bisa mempersatukan kedua belah pihak, dan itu juga banyak," tandasnya.

Di sela acara, Mbah Moen bertemu dengan beberapa petinggi PPP seperti Lukman Hakim Saifuddin yang juga Menag, Romahurmuziy, Emron Pangkapi, dan Musyafa Noer.

Ketum PPP hasil Muktamar Surabaya, Romi mengatakan, upaya islah sebagai langkah untuk kembali ke titik nol. Dia berharap semua pihak di dalam PPP untuk legowo.

Saat ini pihaknya sibuk untuk menyiapkan Muktamar Islah. Salah satunya menggelar pemilihan Ketua Umum DPP PPP hasil Muktamar Bandung 2010 sebagai pelaksana tugas dari Suryadarma Ali yang resmi mengundurkan diri. Setelah itu, pihaknya akan menjalin komunikasi dengan kubu Djan Faridz.

"Setelah kita tetapkan Plt, tentu akan ada komunikasi pelaksana tugas dengan pak Djan faridz. Kemarin saat rapat kami undang pengurus harian di Pak Djan Faridz, namun masih ada hambatan psikis. Harapan kami hambatan psikis itu bisa menghilang. Yang kami inginjan persatuan PPP," tandasnya" [DTK]
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Website | Berita dan Ispiratif | Khabar Populer
Copyright © 2016. KHABAR POPULER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Khabarpopuler.com
Shared by Jejak Agama | Proudly powered by Site