Promo
Tahunan
×
Home » , » Pria Bertopi Ini Pernah Ikut Latihan di Aceh yang Dibiayai Abu Bakar Ba'asyir

Pria Bertopi Ini Pernah Ikut Latihan di Aceh yang Dibiayai Abu Bakar Ba'asyir

Written By Redaksi on Friday, 15 January 2016 | 22:16:00

Teroris Afif Pernah Ikut Latihan di Aceh yang Dibiayai Abu Bakar Ba'asyir
KHABARPOPULER.COM - Siapa pria bertopi yang melakukan aksi penembakan ke arah polisi di tengah Jl MH Thamrin, Jakarta, saat terjadi pengeboman?

Ternyata pria yang kemudian tewas ditembak polisi itu seorang mantan narapidana terorisme, Afif alias Sunakim, yang terlibat dalam kasus latihan militer di Jalin Jantho, Aceh, pada 2010 lalu.

"Pria yang pakai topi, kaus hitam, dan wajahnya beredar di media itu bernama Afif. Kalau tidak salah nama aslinya Afif alias Sunakim," tegas Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti, Jumat (15/1/2016), di Mabes Polri.

Badrodin mengatakan Afif pernah ikut dalam serangkaian pelatihan militer di Aceh yang dibiayai Abu Bakar Ba'asyir.
"Afif dulu pernah ditangkap di Aceh, karena ikut pelatihan militer. Dia divonis kalau tidak salah tujuh tahun penjara," tambah Badrodin.

Jenazah Afif saat ini masih berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta.

Dalam aksi di Jl MH Thamrin, Afif bersama seorang teroris lainnya melepaskan tembakan ke arah polisi yang tengah sibuk melakukan proses evakuasi korban bom di pos polisi depan pusat perbelanjaan Sarinah.

Setelah melakukan aksi penembakan, Afif melarikan diri ke halaman gerai kopi Starbucks. Ketika duduk di dekat mobil untuk beristirahat, tiba-tiba bom yang ada di ransel temannya meledak. Tak lama kemudian datang polisi berbaju putih yang menembaknya hingga tewas.

Afif diduga merupakan anggota kelompok pendukung ISIS yang dipimpin Bahrun Naim, mantan narapidana teroris yang pernah menjalani hukuman di Surakarta (Solo), Jawa Tengah.

Bahrun yang pernah dituduh menyembunyikan gembong teroris Noordin M Top, dikabarkan pergi ke Suriah bersama dua istri dan dua anaknya.

Nama Bahrun sebagai pimpinan kelompok teroris yang beraksi di dekat perbelanjaan Sarinah disebut Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian dalam jumpa pers di Kantor Presiden, beberapa jam setelah serangan teroris, Kamis (14/1/2016).

Menurut Tito, aksi itu merupakan langkah Bahrun untuk menjadi pemimpin cabang ISIS di Asia Tenggara.

Bahrun tercatat sebagai warga RT 01, RW 01, Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo. Alamat rumah tersebut merupakan kediaman pribadi kedua orang tua Naim, Fathurahman dan Siti Thoyyibah.

Orangtua Bahrun jualan makanan beku seperti sosis, bakso hingga nugget.

"Bahrun masih tercatat sebagai warga kami di Kelurahan Sangkrah. Tinggalnya di Jalan Sungai Indragiri Nomor 57, Sangkrah. Tapi saya tidak tahu aktivitasnya apa, saya belum pernah ketemu," ujar Lurah Sangkrah, Singgih Bagjono, Jumat. (tribunnews)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Website | Berita dan Ispiratif | Khabar Populer
Copyright © 2016. KHABAR POPULER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Khabarpopuler.com
Shared by Jejak Agama | Proudly powered by Site