Promo
Tahunan
×
Home » » Porter dan Sekuriti Lion Air Pencuri Bagasi Mengaku Sudah Beraksi 13 Kali

Porter dan Sekuriti Lion Air Pencuri Bagasi Mengaku Sudah Beraksi 13 Kali

Written By Redaksi on Tuesday, 5 January 2016 | 11:00:00


KHABARPOPULER.COM - Empat tersangka pencuri bagasi penumpang pesawat dipastikan adalah pihak ketiga yang bekerja untuk maskapai Lion Air. Mereka pun akhirnya dipecat. Kepada polisi, para tersangka mengaku sudah 13 kali beraksi selama setahun terakhir.

"Oh iya, (mereka petugas) resmi (dari maskapai). Mereka sudah 13 kali, pengakuannya, tapi saya yakin mereka lebih dari itu," kata Kapolres Bandara Kombes Roycke Hary Langie saat dikonfirmasi detikcom, Senin (4/1/2016).

Para pencuri itu masing-masing bernama Saefulloh (22), Madun (29), Angga Jaya Pratama (28) dan Andi Hermanto (29). Keempatnya terdiri dari dua porter dan dua petugas sekuriti. Mereka sudah dipecat oleh Lion Air. Untuk sekuriti, disebut pihak Lion Air berasal dari pihak ketiga yang disewa untuk menjaga keamanan di Bandara Soekarno-Hatta.

"Saeful itu yang koordinir, salah satu karyawan maskapai dan pernah jadi sekuriti. Walau sudah mantan sudah dipecat, mungkin kan dia sudah punya jaringan di situ, tapi itu kita sedang dalami," terangnya.

Polisi awalnya menangkap Madun, Angga dan Andi saat kasus ini terkuak. Mereka terekam saat beraksi di Bandara Soekarno-Hatta terminal 1C. Setelah itu, polisi mengembangkan penyidikan hingga akhirnya bisa menangkap Saefullah.

"Pengakuannya cuma ngambil handphone, uang. Tapi kan masa orang taruh uang di bagasi, kemungkinan mereka ambil emas dan berlian saya yakin ada, tapi mereka tidak mengaku," terangnya.

Sejauh ini, pihak maskapai Lion Air sudah dimintai keterangan. Polisi juga memastikan, maskapai ikut membantu pengungkapan kasus tersebut.

Keempatnya dikenai pasal 363 KUHP tentang pencurian, penggelapan dan pertolongan jahat. Modusnya dengan membuka tas bagasi dan mengambil barang-barang milik penumpang. Lokasinya berada di terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta.

Barang bukti yang diamankan adalah uang Rp 200 ribu dan 8 ponsel. Kemungkinan kasus ini akan terus berkembang. [Detik]
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Website | Berita dan Ispiratif | Khabar Populer
Copyright © 2016. KHABAR POPULER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Khabarpopuler.com
Shared by Jejak Agama | Proudly powered by Site