google-site-verification: google8ec57a9dfd80d368.html Pengertian Dzihar Menurut Islam - KHABAR POPULER

Pengertian Dzihar Menurut Islam

KHABARPOPULER.COM - Zihar adalah ucapan suami kepada istrinya, (ظَهْرُكَ عَلَيَّ مِثْلَ ظَهْرِ أُمِّيْ) (Punggungmu seperti punggung ibuku) atau dengan kalimat senada yang menyamakan istrinya dengan ibunya, atau para mahramnya yang lain. Tujuannya adalah supaya istri menjadi haram dia gauli dan pada masa jahiliah ini termasuk kalimat cerai (talak).

Selanjutnya Allah menurunkan surah Al-Mujadilah (ayat 1-4) yang didalamnya terdapat pembahasan tentang zihar dan bahwa itu adalah ucapan dusta serta berdosa, dan bagi yang sudah mengucapkannya dia harus membayar kaffarah berupa pembebasan budak mukmin, atau berpuasa dua bulan, atau memberi makan 60 orang miskin.


BACA JUGA : ULAH LAGI, SETELAH KASUS AL-FATIHAH KINI TEUKU WISNU HARMKAN PANGGIL BUNDA KEPADA ISTRI


 Lalu, ada keraguan dari sebagian orang tentang panggilan seorang suami kepada istrinya, ”Ummi” atau ”mama” atau ”bunda” dan sejenisnya, apakah ini termasuk zihar?

Jawaban ringkasnya ini semua tidak termasuk zihar, karena zihar harus disertai niat dari pengucapnya bahwa dengan kalimat itu dia bermaksud menceraikan istrinya. Tapi kalau kalimat itu adalah ungkapan sayang atau menyebutkan sebuah kenyataan misalnya dengan mengatakan, “Kamu mirip dengan almarhumah ibuku” dan memang begitu kenyataannya, maka itu bukan zihar. (*)
Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.