Promo
Tahunan
×
Home » , » Komnas Perempuan: Hukuman Kebiri Sangat Terburu-buru dan Berbahaya

Komnas Perempuan: Hukuman Kebiri Sangat Terburu-buru dan Berbahaya

Written By Redaksi on Wednesday, 20 January 2016 | 10:31:00

Komnas Perempuan: Hukuman Kebiri Sangat Terburu-buru dan Berbahaya
KHABARPOPULER.COM | Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Yohana Yembise berencana untuk menerapkan hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan seksual. Namun wacana itu belum terealisasi hingga saat ini.

"Komnas Perempuan menolak hukuman kebiri, apa pun bentuknya," kata Ketua Komnas Perempuan, Azriana Rambe Manalu, Jumat (18/12/2015).

Menurut Azriana, hukuman kebiri merupakan hukuman yang menghilangkan anugerah dari Tuhan yang dibawa sejak lahir. Hukuman tersebut juga merendahkan harkat dan martabat kemanusiaan yaitu seseorang tidak lagi dipercaya bisa menggunakan akal pikiran untuk mengelola nafsunya.

"Dari pengalaman kita, kekerasan seksual itu tidak selalu menggunakan penis. Soal libido itu bukan di alat kelamin tapi dipikiran, di otak. Ini hukuman yang sengat terburu-buru, sempit dan berbahaya," ujar Azriana.

Usulan ini juga sempat disetujui oleh Mensos Khofifah Indar Parawansa dan Ketua KPAI Asrorun Niam Saleh dan Jaksa Agung Prasetyo. Tapi usulan ini mendapat reaksi keras dari masyarakat.

"Kita juga mau menyampaikan perkosaan yang dialami perempuan kadang-kadang tidak berhubungan dengan hasrat seksual. Misalnya di daerah konflik bersenjata, di Aceh misalnya. Dari hasil dokumentasi kita, banyak perempuan mengalami kekerasan seksual keluarganya yang dianggap GAM. Pelecehan ini untuk strategi menundukkan lawan," ujar Azriana.

"Kita akan menyampaikan keberatan kepada Presiden Joko Widodo. Ini bukan soal hasrat seksual. Hukuman kebiri tidak akan menjawab. Hukuman kebiri belum perlu," pungkas Azriana. [DETIK]
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Website | Berita dan Ispiratif | Khabar Populer
Copyright © 2016. KHABAR POPULER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Khabarpopuler.com
Shared by Jejak Agama | Proudly powered by Site