Promo
Tahunan
×
Home » » Suriah Rayakan Maulid Bersama Mufti Yang Pernah Ke Aceh

Suriah Rayakan Maulid Bersama Mufti Yang Pernah Ke Aceh

Written By Martunis Nisam on Friday, 25 December 2015 | 14:56:00

Di saat orang memperdebatkan halal haram memperingati Maulid Nabawi tanggal 12 Rabiul Awal, kami memperingatinya di Jami Abu Nour dengan membaca Sahih Bukhari, “Kitab Riqaq”. Sahih Bukhari dibacakan oleh sheikhna Almuhaddis Sheikh Muhammad Naiem Araksusy hafizahullah dengan sanad tersambung kepada Imam Bukhari dan kemudian kepada Rasulullah. Majlis tersebut dihadiri oleh ribuan jamaah pecinta Rasulullah, dihadiri pula oleh para Ulama antara lain: Sheikh Ramadhan Deeb, sheikh Tawfik Buty, sheikh Adnan Afyuni, sheikh Abdel Fattah Bizm, Dr. Mohammed Sharif Sawwaf, Dr. Abdussalam Rajeh, Dr. Mohammed Khaer Shaal, Dr. Mohammed Wahby Suleyman, Dr. Alaeddin Hamwy dan sheikh Mohammed Anas Dawamneh.
Seorang “muhsinin” membiayai percetakan “kitab Riqaq” tersebut untuk dibagikan kepada para hadirin, majlis tersebut “diserang” oleh ribuan pecinta Rasulullah seperti orang-orang kehausan melihat air dingin, semuanya berharap bisa menjadi kekasih Rasulullah, semuanya berharap doa dan harapan mereka bisa dikabulkan Allah pada majlis ini.

Kalau ada riwayat mengatakan “zikrus shalihin tunazzilu rahmah”, menyebut nama orang-orang shaleh akan menurunkan rahmat Allah, maka Nabi Muhammad adalah pemuka dan penghulu orang-orang shaleh, maka Insyallah sepanjang majlis itu ratusan kali nama Rasulullah disebut diiringi shalawat dan ratusan kali nama Sahabat serta perawi hadis lainnya rahimahumullah, semoga itu menjadi “penjemput” berkah bagi negeri Syam yang sedang “terluka”.

Kami memperingati Maulid Nabawy hanya untuk mengingat kembali bagaimana beliau hidup dan dengan itu kami berusaha memperbaharui cinta kami kepada beliau, yang sering kali ternodai oleh kemunafikan kehidupan dunia, bukankah beliau yang bilang bahwa cinta Rasul adalah jalan pintas menuju Surga…yang kami inginkan bukan sekedar Surga, tapi juga kenikmatan berjumpa dengannya kelak.

Peringatan dan perayaan Maulid adalah Bid’ah dan Kemunafikan Cinta apabila kelakuan kita sama sekali tidak menunjukkan seperti apa yang dituntun dan dianjurkan Rasulullah, Cinta sejati adalah mengikuti dan meneladani yang dicintai.
Dalam “Kitab Riqaq” atau sering disebut Kitab Raqaiq berisi motivasi dan tuntunan dari Rasulullah untuk bisa hidup sebagai seorang Muslim yang baik dan mati sebagai seorang Hamba yang Ikhlas dan husnul Khatimah.

Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad wa ala alihi wa sahbihi wa sallim taslima…shalatan taftahu lana abwabar ridho wal taisir, wa tughliq biha abwabas syarri wat ta’sir…anta maulana fani’mal maula wa ni’man nashir…:)

Fb: Hadya Noer
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Website | Berita dan Ispiratif | Khabar Populer
Copyright © 2016. KHABAR POPULER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Khabarpopuler.com
Shared by Jejak Agama | Proudly powered by Site