google-site-verification: google8ec57a9dfd80d368.html Negara Sekuler Ini Juga Larang Rayakan Tahun Baru - KHABAR POPULER

Negara Sekuler Ini Juga Larang Rayakan Tahun Baru

KHABARPOPULER.COM | DUSHANBE – Meskipun negaranya diketahui menganut paham sekulerisme, Pemerintah Tajikistan dilaporkan telah membatasi warganya untuk merayakan Natal dan tahun baru, termasuk melarang pemasangan pohon Natal di sekolah-sekolah dan universitas.

Seperti dilansir dari BBC, Rabu (23/12/2015), Kementerian Pendidikan Tajikistan melarang penggunaan kembang api, pesta makanan, pemberian hadiah, serta pengumpulan uang saat perayaan Natal dan tahun baru.

Negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam itu juga resmi melarang pemasangan pohon Natal, baik yang terbuat kayu ataupun buatan, di sekolah-sekolah maupun universitas.

Pemerintah Tajikistan yang merupakan negara pecahan Uni Soviet itu membatasi juga melarang pemasangan pohon Natal di ibu kota Dushanbe, hingga akhir 2015.

Walaupun penduduknya mayoritas Muslim, Tajikistan diketahui merupakan negara sekuler. Sebagian penduduknya juga masih terbiasa dengan tradisi dan budaya Rusia.

Adanya Kasus Penikaman

Ada peraturan baru dari Pemerintah Tajikistan ini diyakini merupakan buntut dari adanya kasus penikaman di malam tahun baru 2012. Setiap bulan Desember dan Januari, pemerintah negara itu meliburkan siswanya dari aktivitas sekolah, seperti yang pernah dipraktikkan ketika rezim Soviet masih berkuasa.
Share on Google Plus

About Redaksi News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.