Promo
Tahunan
×
Home » » Mencermati Himbauan Habib Umar bin Hafidh Bolehkan Ucapan Natal

Mencermati Himbauan Habib Umar bin Hafidh Bolehkan Ucapan Natal

Written By Martunis Nisam on Friday, 25 December 2015 | 15:44:00

Beredar informasi bahwa Habib Umar bin Hafidh menghimbauan mengucapkan selamat natal, hal ini menjawab sebuah pertanyaan dari peserta dalam kesempatan sebuah seminar bedah buku yang diadakan di Universitas Al-Ahqaff yaman. Sebagaimana kita tau bersama bahwa mengucapkan selamat natal kepada kaum nasrani haram. hal ini perlu kita kaji mendalam supaya jangan gegabah dalam memahaminya, perlu melihat kontek wi
layah, keadaan penanya, dan kemana arah pembicaraannya.Namun bagaimana menyikapa kalam habib umar tersebut. Mari kita  lihat konteks nya Habib Umar bicara kepada siapa, Agar tidak salah pemahaman.

Beliau bukan bicara utk kalangan awam!

Dari Kalam Habib Umar itu dapat dipahami bahwa konteks pembicaraan Habib Umar itu kepada siapa, bukankah itu kepada para pelajar sebagai calon2 Ulama yg ada di Universitas Al-Ahqaf, agar nantinya harapan Habib Umar mereka tidak hanya terjun kepada Muslimin saja,  tetapi juga berdakwah kepada Non Muslim.

Sebagaimana yg dilakukan oleh salah satu murid beliau, Habib Ali Aljufry yg dakwahnya ke kalangan kafir yg ada di barat,  agar bisa bergaul dan menarik mereka terhadap ajaran Islam,  selama tidak mengakui Nabi Isa sebagai anak Tuhan dan tida ikut serta terhadap acara2 keagamaan yg dilakukan mereka.

Adapun konteks kita disini,  yg sudah mayoritas Muslim,  hendaknya lebih kepada menjaga Yg Muslim krn sebagai Mayoritas,  dari pada mendapatkan yg minoritas tetapi malah mengorbankan yg muslim awam.

bayangkan saja, sikap Ulama mayoritas Ahlussnnah saja yg sudah melarang,  masih banyak saja yg tidak menghiraukan bahkan ikut serta dalam acara mereka,apalagi harus membolehkan.

Jadi,  hematnya,  tulisan itu sebenarnya bukan utk konsumsi Umum muslim awam,  tapi hanya sebatas utk para pelajar dan Asatidz2 Muda,  agar lebih bersikap moderat dalam dakwah, tidak hanya kepda Muslim saja , tetapi kepada Non muslim.

Alhasil,  itulah strategi dakwah bagi Da'i2 yg memang berkompeten utk berdakwah kepada kalangan kristiani, utk mendakwah kepada Non Muslim,  bukan utk disebar luaskan kepada Muslim secara Umum.

Sebab,  banyak juga kalangan Kyai dan Habaib yg khusus membuat tulisan tentang LARANGAN mengucapkan SELAMAT NATAL , salah satunya Ustadz Taufiq Asseqaf dan beberapa tulisan ulama yg lain.

Jadi,  keadaan yg tepat utukk kita di Indonesia dalam mendakwahi ummat ini,  adalah mengikuti yg ada di Indonesia, sebagaimana pula sikap Buya Yahya, Habib Rizieq yang banyak pula ceramahnya di you tube tentang pelarangan Ucapan Selamat Natal.

Alhasil,  bukan kelas kita membenturkan banyak pendapat Ulama yg berbeda tentang suatu permasalahan. karen kita bukan ulama.

Sikap kita yg seharusnya adalah memilih pendapat yg lebih AMAN utk kita dan muslim secara luas.

Sebagaimana Ilustrasi ini:
Walaupun Pisau itu tidak selalu berbahaya, tetapi jika pisau itu dipegang oleh anak kita yg masih kecil,  maka tentu kita lebih memilih utk mengambil dan mengamankan dari tangan anak kita.

Karena anak kita belum cukup mengerti dan dewasa bagaimana menggunakan pisau itu dengan benar.

Wallahu'aalam, Dari Hamba Allah.

Baca Hukum Mengucapkan Selamat Natal

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Website | Berita dan Ispiratif | Khabar Populer
Copyright © 2016. KHABAR POPULER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Khabarpopuler.com
Shared by Jejak Agama | Proudly powered by Site